Pages - Menu

Friday, October 14, 2011

Karena Palsukan Tanda Tangan, Ketua PDIP di laporkan polisi

PURWAKARTA - Ketua DPC PDI Perjuangan Purwakarta Acep Maman terpaksa harus berurusan dengan polisi. Politikus yang juga mantan legislator ini dipolisikan gara-gara memalsukan tanda tangan sekretarisnya, Wasito.

Latar belakang dugaan pemalsuan ini, menurut Wasito, berawal saat adanya surat dari DPC PDI Perjuangan Purwakarta yang dikirim ke Ketua DPRD setempat pada 30 Juni lalu tentang pengajuan Pemberhentian Antar Waktu (PAW) anggota Fraksi PDI Perjuangan Deden Saepulloh, karena meninggal dunia.

Wasito menegaskan, sama sekali tidak pernah mengeluarkan surat apalagi sampai membubuhkan tanda tangan dalam surat yang dikirim ke DPRD itu. Kekesalan pun muncul, terlebih begitu dikonfrontir kepada yang bersangkutan, Acep malah tidak memberi alasan rasional. Akhirnya, pada 3 Oktober 2011 lalu Wasto melaporkan kasus ini ke polisi dengan surat laporan Nomor : STPL/1420/K/X/2011/SPK yang ditandatangani Briptu Dwi Firman Septiana.

“Ketika saya mengkonfrontir langsung dalam rapat rutin pada Jumat pekan lalu, alasan yang dikemukakannya tidak rasional. Ketika itu dia (Acep) beralasan saya tidak aktif menjabat selaku sekretaris serta susah untuk dihubungi. Padahal, selama tenggat watu itu saya tidak pernah di luar provinsi,”kata Wasito.

Pernyataan Wasito itu langsung ditimpali Bendahara DPC PDI Perjuangan Purwakarta Ubaidi yang mendesak agar kepolisian mengusut tuntas kasus ini. Dia sudah bersepakat dengan Wasito agar tidak kompromi kalaupun ada upaya untuk menghentikan proses hukum.

Menanggapi hal itu Ketua DPC PDI Perjuangan Purwakarta Acep Maman saat diklarifikasi melalui ponselnya menyatakan, persoalan yang kini sedang menderanya sarat muatan politik menjelang Pemilukada 2012. Masalah yang terjadi di PDI Perjuangan tidak terlepas dari skenario besar dari pihak-pihak yang tidak menghendaki incumbent Dedi Mulyadi dicalonkan dari PDIP pada suksesi nanti.

“Saya juga heran, secara logika yang mengeluarkan surat-surat itu kan sekretaris, saya selaku Ketua cukup tanda tangan saja. Sehingga sangat aneh kalau saya dituding telah memalsukan tanda tangannya,” bantah Acep.

No comments:

Post a Comment