Bangalore – Seorang bayi berusia tiga bulan tewas di tangan ayahnya
karena bayi itu terlahir sebagai perempuan. Afreen, bayi itu, meninggal
di rumah sakit setelah diupayakan diselamatkan.
CNN melaporkan, peristiwa itu terjadi di Bangalore, India, beberapa
waktu lalu. Pihak berwenang menyebutkan tubuh bayi itu terlihat lebam
dan penuh bekas gigitan, bekas sulutan rokok, dan leher yang patah.
Polisi mengatakan ia tewas dibunuh ayahnya, Banu. Sesaat setelah
melahirkan, pria itu menghampiri istrinya, Reshma, dan melihat bayinya.
Dia mengatakan, “Bayinya perempuan, mengapa kamu melahirkan anak
perempuan,” tanyanya dengan marah.
Pria itu menginginkan bayi laki-laki untuk menjadi ahli warisnya kelak.
Dia mengatakan, merawat perempuan itu mahal. Dua hari setelah bayi itu
dilahirkan, dia bilang pada istrinya, “Kalau punya anak perempuan itu
mahal. Untuk menikahkannya saja, kita akan perlu 100 ribu rupe (sekitar
Rp16,9 juta)., itu hanya untuk dia saja. Kalau kamu tidak bisa uang
sebanyak itu dari orang tua kamu, maka kamu harus mengurusnya. Kalau
kamu tidak bisa, bunuh saja dia,” ujar Reshma menirukan ucapan suaminya.
Reshma tidak mempercayai ucapan suaminya itu dan membiarkannya begitu
saja. Ia kemudian merawat bayi itu seperti biasanya. Ia yakin suaminya
akan luluh begitu melihat batapa cantiknya bayi itu. Namun, tiga bulan
kemudian ia benar-benar membunuh bayi itu. Kini, video wajah bayi itu
beredar dari satu ponsel ke ponsel lainnya di India. [tjs]

![[Gambar: 1872079.jpg]](http://s5.postimage.org/3l6jk48rr/1872079.jpg)