Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nicolas Timothy
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Calon presiden nomor urut 2, Joko Widodo, mengatakan pihaknya akan
menyiapkan kejutan di minggu terakhir sebelum penyelenggaraan pemungutan
suara Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan digelar pada tanggal 9
Juli 2014 mendatang.
"Ya saya sampaikan kami itu mainnya di
detik-detik terakhir. Minggu terakhir akan ada sesuatu lah. Minggu
terakhir kami akan lakukan sesuatu," ujar Joko Widodo atau akrab disapa
Jokowi di posko pemenangan di Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat,
Kamis (26/6/2014).
Jokowi yang telah nonaktif dari jabatannya
sebagai Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan 'melakukan sesuatu' itu akan
berdampak besar terhadap pemungutan suara Pilpres mendatang.
Namun,
Jokowi enggan menjelaskan secara detail apa yang akan dilakukan timnya
dalam minggu terakhir sebelum pemungutan suara Pilpres berlangsung.
"Ya nanti, sehingga sembilan Julinya nanti semua terkejut," ucap mantan Walikota Solo ini.
Atas
dasar itu, Jokowi mengatakan dirinya tidak mempercayai sepenuhnya
lembaga survei yang menyatakan elektabilitasnya dengan pasangan calon
presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Prabowo Subianto dan Hatta
Rajasa beda tipis.
"Itu surveinya siapa. Saya kira di lapangan yang saya lihat enggak seperti itu. Dan nanti kita lihat saja," tutur Jokowi.

No comments:
Post a Comment