INILAHCOM, Jakarta -
Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Fadli Zon menilai data real
count pada penghitungan suara pemilu presiden (pilpres) dipengaruhi oleh
kredibelitas saksi yang ada di lapangan atau tempat pemungutan suara
(TPS).
"Saksi itu mempengaruhi keakuratan dari real
count dong. Saksi Prabowo-Hatta pengalaman dan militansinya sudah
teruji. Kalau di sana kan saksinya abal-abal, mana data saksi mereka?," kata Fadli seusai Rilis Update Real Count Internal Prabowo-Hatta di Rumah Polonia, Jakarta, Jumat (11/7/2014).
Untuk itu, Fadli menegaskan bahwa tim Prabowo-Hatta berani adu data hasil Pilpres 2014 dengan kubu Jokowi-JK.
"Kita siap buka dan adu data C1 ke media.
Kalau sekarang kita bertarung dengan data C1. Misalnya kita lihat di
Provinsi Sumbar. Di Sumbar kita menang 79% datanya ada di setiap TPS.
Kalau disana klaim dia menang mana datanya kan bisa kita adu, aple to aple," imbuhnya.
Maka itu Ia menjelaskan bahwa Prabowo-Hatta menganggap quick count
sudah selesai dan kini fokus real count. "Bagi Prabowo-Hatta quick
count itu sudah selesai, sekarang kita fokus ke real count. Kita akan
hargai keputusan dari KPU sampai 22 Juli nanti," tandasnya. [mes]
No comments:
Post a Comment