MERDEKA.COM. Selama ini stasiun televisi milik Aburizal Bakrie
(Ical) tvOne dan antv serta MNC Grup milik Hary Tanoe menayangkan hasil
hitung cepat yang memenangkan Prabowo-Hatta. Hasil Hitung yang
ditayangkan media milik Ical dan Hary Tanoe itu berbeda dengan seluruh
televisi yang menayangkan kemenangan Jokowi-JK.
tvOne dan MNC
Grup menggunakan hasil hitung cepat milik lembaga survei yang berbeda
dengan semua media. Mereka menggunakan lembaga survei yang masih
dipertanyakan kredibilitasnya.
Ical dan Hary Tanoe memang berada di kubu Prabowo-Hatta. Atas pemberitaan tersebut saham tvOne dan MNC Grup pun anjlok.
Namun,
di media sosial Twitter, kini ramai memperbincangkan berita kalau tvOne
sudah menayangkan quick count yang memenangkan Jokowi-JK. Dalam foto
yang beredar, dalam pemberitaan tvOne menayangkan hasil survei Litbang
Kompas yang hasilnya Prabowo-Hatta 47,66% dan Jokowi-JK 52,34%.
"Hoahahaha .... akhirnya bertobat (foto taken jam 11-an hari ini)," ujar akun Twitter @qing536. Dia mengaku berhasil memfoto pemberitaan tvOne.
"Bagus TVOne sudah tayangkan survey yg Jokowi menang," kicau akun Twitter @BilanganFu.
"TVone menyiarkan quickcount Jokowi menang pilpres. YOU'RE DA REAL MVP :')," tulis akun Twitter @malfianac.
Pantauan
merdeka,com, Kamis (10/7) beberapa jam terakhir hingga puku 19.45 WIB,
tvOne tidak menampilkan berita hasil hitung cepat yang memenangkan
Prabowo-Hatta. Padahal, Rabu (9/7) tvOne sangat gencar memberitakan
kemenangan Prabowo-Hatta.
"pantesan hr ini tv one agak lunak beritanya, hasil qc lembaga lain jg di publikasikn tadi siang," kicau akun Twitter @deckyfrananda.
No comments:
Post a Comment