MERDEKA.COM. Simpatisan Prabowo-Hatta dari Kepulauan Riau
menuding kubu Jokowi-JK berlaku curang selama pilpres hingga membuat
Komisi Pemilihan Umum (KPU) memenangkan pasangan nomor urut dua. Saking
kesalnya, dia sesumbar lebih baik mati ketimbang dipimpin Jokowi.
"Lebih
baik mati ketimbang dipimpin Jokowi! Prabowo pasti menang, dia orang
yang adil dan berwibawa," teriak salah satu orator di mobil orasi, Jumat
(8/8).
Dia pun berharap agar Mahkamah Konstitusi (MK) dapat
menegakkan dan menjunjung tinggi keadilan. "Agar demokrasi baik dapat
terwujud," katanya disambut riuh massa lainnya.
"Hidup Prabowo!" teriak puluhan massa.
Dalam
kesempatan itu juga, sang orator juga mendesak agar Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Jokowi. Dia menuding Jokowi
terlibat dalam korupsi pengadaan bus Transjakarta.
"KPK tangkap Jokowi! Dia terlibat korupsi Transjakarta. KPK jangan pilih-pilih!" teriaknya.
Hingga
pukul 14.45 WIB persidangan di MK masih berlangsung. Saat ini panelis
sedang mendengarkan keterangan 25 saksi yang dihadirkan kubu
Prabowo-Hatta.
No comments:
Post a Comment