Blogroll

https://pasarhots.blogspot.co.id/2018/02/pasang-banner-bisnis-murah.html

Sunday, December 5, 2010

Motif Penikam Siswa SMA PGRI di Lumajang karena Dendam

Motif NB (16), penikam siswa kelas 1 SMA PGRI Tempeh di Stadion Wijaya di Desa/Kecamatan Pasirian, Lumajang, beberapa waktu lalu karena dendam.

Pelaku mengaku jengkel terhadap korban karena dituduh telah memerasnya. Tudingan aksi pemerasan itu terjadi kala pelaku menemui korban sepulang sekolah.

"Padahal menurut pengakuan pelaku, ia menyebutkan jika dirinya hanya meminjam uang Rp 10 ribu dari korban dan bahkan yang Rp 2 ribu dikembalikan lagi. Jadi bukan pemerasan," kata Kasat Reskrim AKP Kusmindar, Sabtu (4/12/2010).

Tuduhan itulah yang membuat tersangka dendam lalu menghubungi korban melalui telepon selulernya untuk bertemu di Stadion Wijaya Pasirian. "Malam harinya sekitar pukul 19.30 WIB, pelaku mengirim SMS ke korban Dani Faisal untuk bertemu di Stadion Wijaya Pasirian guna menyelesaikan masalah tersebut," bebernya.

Sebelum bertemu dengan korban, rupanya pelaku menyiapkan pisau dapur yang dibawa dari rumah. Saat bertemu, mereka terlibat cek cok dan korban memukul pelaku dua kali. Merasa terpojok, akhirnya pelaku mengambil pisau di balik bajunya dan menikam korban tepat di bagian punggung sebelah kiri hingga tembus jantung. Seketika saja, korban siswa kelas 1 SMA PGRI Tempeh ini pun ambruk bermandikan darah.

Mengetahui lawannya terjatuh, pelaku kabur. Sementara korban yang kondisinya kritis segera dilarikan ke Puskesmas Pasirian hingga akhirnya nyawanya tidak tertolong.

"Buntut aksi kekerasan berdarah ini, tersangka kemudian berusaha menghilangkan jejak sampai 2 hari lamanya, sebelum akhirnya menyerahkan diri kepada kami," pungkasnya.

Sebelumnya, putra bungsu Bambang Sugiarto, staf Perhutani RPH Pasirian ini, ditemukan mengalami luka tikam di bagian punggung sebelah kiri, tembus ke jantung akibat tusukan pisau penghabisan, saat di Stadion Wijaya di Desa/Kecamatan Pasirian, Kamis (2/11/2010) pagi.

No comments:

Paling banyak dibaca