4. Kerajaan Other World
Wilayah: 0.02 km2
Populasi: Beragam
Pemimpin: Her Royal Majesty Queen Patricia I
Kerajaan Other World berasal dari sebuah resort di Republik Ceko yang memerdekakan diri. Berbentuk matriarchy, artinya dipipmpin oleh seorang wanita. Dalam kerajaan ini terdapat kasta-kasta. Mulai dari gelar bangsawan bagi para pwnguasa yang semuanya adalah wanita, kerajaan ini bertujuan untuk mengumpulkan sebanyak mungkin laki-laki untuk dijadikan kasta terendah yang disebut budak. Kerajaan ini memiliki paspor, mata uang, polisi, bendera, dan lagu kebangsaan sendiri.
5. Waveland
Wilayah: 784 km2
Populasi: 0
Pemimpin: Greenpeace
Secara fisik Waveland merupakan gunung batu tak berpenghuni di tengah lautan dekat Inggris. Kepemilikannya diperebutkan oleh Inggris, Iceland, dan Denmark. Pada 1997, organisasi pecinta lingkungan, Greenpeace, menduduki wilayah ini dan mendeklarasikan negara Waveland. Mereka menawarkan kewarganegaraan bagi siapapun yang mau mengucap sumpah kesetiaan. Ini merupakan bentuk protes terhadap pengeboran minyak yang terjadi di daerah tersebut. Aksi protes tersebut berlangsung hingga 1999, sampai akhirnya pendanaan mulai terhambat, Waveland pun ditinggalkan, yang tertinggal hanyalah bangunan mercu suar untuk membanu para pelaut menghindari gunung batu ini.
6. Grand Duchy of Westarctica
Wilayah: 1.610.000 km2
Populasi: biasanya 0
Pemimpin: Jon-Lawrence Langer, Grand Duke of Westarctica
7. Negara Luar Angkasa
Wilayah: Seluruh Jagat Raya, kecuali Bumi
Populasi: ??
Pemimpin: James Thomas Mangan
Pada tahun 1949, seorang berkebangsaan Amerika, James Mangan, mengklaim jagat raya sebagai sebuah negara. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah negara-negara di dunia mengambil hak milik jagat raya ini. Usaha Thomas banyak mengundang simpati orang luas, tetapi ide ini pun kemudian padam seiring dengan meninggalnya sang pemimpin.
8. Pulau Rose
Wilayah: 0.0004 km2
Populasi: beragam
Pemimpin: Presiden Giorgio Rosa
Pada 1967, seorang Insinyur berkebangsaan Itali, membangun sebuah bangunan diatas laut dekat pantai Rimini, Italia. Bangunan terapung itu memiliki restoran, klub malam, dan toko suvenir, untuk menarik para turis. Pada 1968, Rosa mendeklarasikan kemerdekaannya dari Itali. Dan reaksi Itali terhadap pemisahan tersebut cukup keras, Itali menganggap usaha Rosa ini adalah kriminal, untuk melepaskan diri dari kewajiban membayar pajak, sehingga Itali mengirimkan penagih pajak dan polisi untuk mengamankan wilayah ini. Dan kemudian meledakkannya hingga lenyap dari muka bumi.
9. Operasi Atlantis
Wilayah: Satu Kapal Laut
Populasi: Beragam
Pemimpin: Werner Stiefel
Operasi Atlantis sebenarnya adalah sebuah proyek perjalanan sebuah kapal laut yang dikepalai oleh Werner Stiefel pada tahun 1971, yang bertujuan untuk membentuk komunitas merdeka di wilayah laut Internasional, terbebas dari kendali negara-negara luar. Tetapi perjalanan kapal tersebut sangat menyedihkan. Kapal tersebut dibangun pada saat tingginya air laut di Sungai Hudson, tetapi kemudian terdampar diatas lumpur pada saat ketinggian air laut turun. Dengan beratnya kapal tersebut masuk air, hampir terbalik ketika melewati pelabuhan New York saat air mulai membeku. Propellernya kemudian rusak parah, dekat South Carolina. Pada akhirnya bergerak pincang menuju kepulauan Bahama untuk mearuh jangkar, tetapi kemudian temggelam ketika datang sebuah badai.
10. Kerajaan Talossa
Wilayah: 13 km2, ditambah sebagian besar Antartika
Populasi: 120
Pemimpin: King John I
Seorang 14 tahun, Robert Madison pada 1979, medirikan kerajaan Talossa. Pada mulanya ia mengklaim hanya kamar tidurnya. Saat ia tumbuh besar, ia mengklaim wilayah2 yang lebih luas hingga akhirnya termasuk bagian timur Milwakee, dan 2 buah pulau di Antartika dan Perancis. Talossa memang sebuah konsep yang konyol, tetapi banyak muncul di media, termasuk New York Times dan Wired. Sebagian besar ‘penduduk’ Talossa (mungkin lebih tepatnya disebut anggota), dapat dilihat dari websitenya Madison.

No comments:
Post a Comment