Lalu untuk memastikan, si pelaut memanggil seorang dokter hewan untuk memeriksa burung itu. Sesudah memeriksa dengan teliti, didapat kesimpulan bahwa beo itu tidak menderita psitakosis ataupun pneumonia. Burung itu hanya menirukan batuk tuannya si pelaut tua penghisap pipa itu.
Cara hidup seorang ayah, mau tak mau, selalu menjadi figur terdekat yang bisa dicontoh anak-anaknya, khususnya semasa mereka masih kecil. Adakah si ayah menghargakan kejujuran, keterbukaan, kesetiaan, akan selalu terbaca nyata oleh anak-anaknya.
Jika si anak berlaku menyimpang, ada baiknya seorang ayah bercermin pada cara hidupnya sendiri. Apakah si anak benar-benar “menderita penyakit,” ataukah ia hanya “menggemakan” apa yang ia dengar dan lihat? Tiada bekal yang jauh lebih berharga bagi anak-anak selain watak dan karakter orang tuanya.

No comments:
Post a Comment