Bocah SD 12 Kali Diperkosa Ayah Kandung - Tragis nasib yang dialami NV (13), siswi kelas VI salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri.
Saat ditinggal ibunya menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke Luar Negeri, dia malah menjadi budak seks ayah kandungnya. Tidak tanggung-tanggung perlakukan asusila itu ia terima selama lebih dari enam bulan.
Perwira Urusan Hubungan Masyarakat (Paur Humas) Polres Kediri Ipda Ni Ketut Suarsningsih menyatakan, setiap melampiaskan nafsu seksnya itu pelaku kerap melakukan ancaman terhadap NV.
"Berdasarkan pengakuan korban, sudah disetubuhi oleh ayah kandungnya sebanyak 12 kali. Saat ini, kondisi psikologisnya sedang terganggu. Pasalnya, ia juga menerima tekanan dan ancaman hendak dibunuh apabila tidak mau menuruti permintaan pelaku," ujar Ni Ketut kepada kepada wartawan, Jawa Timur, Selasa (31/01/2012).
Dijelaskannya, pelaku atas nama Asmad (50) saat ini sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Kediri. Bapak empat anak itu sebelumnya diamankan dari rumahya di Desa Kantosari, Kecamatan Kandat.
Bejatnya lagi, pria yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan itu membantah telah menyetubuhi anak kandungnya karena ancaman. Pelaku berdalih sudah menuruti semua permintaan korban termasuk uang dan Hand phone (HP). Sehingga wajar melampiaskan hasrat biologisnya terhadap putrinya, karena istrinya menjadi TKW ke Malaysia.
Polisi bakal menjeratnya dengan Undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Pelaku terancam hukuman penjara paling lama 12 tahun. Sampai saat ini pun, pelaku masih terus dimintai keterangan lebih lanjut di Unit Pengaduan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kediri.
Informasi yang berhasil diperoleh, persetubuhan yang dilakukan pelaku terhadap anak kandungnya itu sendiri pertama kali berlangsung di rumahnya, pada pertengahan tahun 2011. Pelaku memaksa korban melayani nafsu bejatnya. Tetapi karena korban menolak, pelaku mengancam akan menghabisinya. Karena ketakutan, akhirnya korban menyerahkan kehormatannya kepada ayah kandungnya.
Seakan ketagihan, pelaku mengulangi perbuatannya sampai genap 12 kali. Karena sudah tidak tahan terhadap perbuatan ayahnya, korban menghubungi ibunya yang ada di Negeri Jiran. Korban menceritakan perbuatan bejat ayahnya tersebut. Kemudian, ibu korban menghubungi neneknya. Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan kepada perangkat desa setempat dan diteruskan ke Mapolsek Kandat.
Petugas yang menerima laporan nenek korban, kemudian mengamankan pelaku. Tetapi karena tindak pidana itu menimpa anak-anak, akhirnya kasusnya dilimpahkan ke PPA Polres Kediri. Pelaku mengakui perbuatan nistanya. Tetapi, dia bersikukuh bahwa perbuatan itu hanya dilakukan enam kali, tidak seperti yang diutarakan oleh korban.
Wednesday, February 1, 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling banyak dibaca
-
Video Mesum Wanita Dewasa Vs Anak Kecil Full 111
-
Dalam mengenakan bra atau pakaian dalam perlu mengetahui secara tepat tentang ukuran payudara kamu. Cara mengukurnya terbagi atas dua yaitu ...
-
Pengusaha sukses dibidang real estate asal Amerika ini adalah juri sekaligus executive producer dalam sebuah acara televisi yang pernah di...
-
Sebagai rakyat Indonesia, tentu kalian sudah tak asing lagi dengan seorang Jenderal yang bernama Abdul Haris Nasution, Jenderal yang pernah ...
-
Ciri dan tanda tanda manusia yang kecanduan seks - Seks adalah bagian dasar dari sifat manusia, dan itu sangat normal dan sehat juga te...
-
Pernah berpikir TV anda adalah yang tertipis? Setelah melihat TV LG terbaru, anda mungkin ingin menyingkirkan TV anda. Perusahaan manufaktur...
-
Cara ampuh agar semut rang - rang mau bersarang sebenarnya simpel jika kalian ingin semut yang kalian pelihara menempati sarang baru yan...
-
Foto Terbaru Momo 'Geisha', Pacar Baru Ariel? Vokalis band Geisha Momo kini tengah menjadi pusat perhatian publik. Beredar kabar ...
-
MERDEKA.COM. Selama ini stasiun televisi milik Aburizal Bakrie (Ical) tvOne dan antv serta MNC Grup milik Hary Tanoe menayangkan hasil hi...
-
Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) saat ini tengah mengikuti program diet. Namun diet yang dilakukan SBY, bukan pengurangan makan se...

No comments:
Post a Comment