Blogroll

https://pasarhots.blogspot.co.id/2018/02/pasang-banner-bisnis-murah.html

Friday, October 28, 2011

Pekerjaan Unik Para SPG mendekati Lebaran Haji

Pekerjaan Unik Para SPG mendekati Lebaran Haji - Bukan hanya showroom otomotif saja yang menggunakan jasa Sales Promotion Girl (SPG), untuk mempromosikan produknya. Showroom sapi pun tidak mau kalah.

Salah seorang pedagang sapi di Depok, Jawa Barat, memanfaatkan SPG untuk membantu menjual hewan-hewan kurban menjelang Idul Adha. Adalah H Doni, yang menyulap showroom mobil miliknya menjadi outlet Sapi.



Di salah satu showroom, di Jalan Akses Kepala Dua, Cimanggis, Depok, terdapat 622 sapi dari jenis limosin, Bali, sapi putih, sapi Jawa, dan sapi keturunan Australia.

Showroom yang letaknya tidak jauh dari Markas Komando (Mako) Brimob ini diisi empat orang SPG.

Setiap harinya, mereka mengenakan seragam berwarna hijau, putih, dan pink bertuliskan "Ladies Cowboy H Doni". 'Seragam' mereka disesuaikan dengan situasi, topi cowboy dan celana pendek.

Menurut H Doni, ide menggunakan SPG ini ia dapatkan ketika bekerja di Australia.

"Kalau di sana itu kan biasa. Perempuan di tempat penggilingan sapi, di pelelangan. Namun di negeri kita ini sesuatu yang baru," ujar Doni kepada VIVAnews.com, Jumat 28 Oktober 2011.

Ia mengaku menggunakan jasa SPG dalam memasarkan dagangannya sejak tiga tahun yang lalu. "Kira-kira sejak 2009 lalu," tambahnya.



Doni menjelaskan, saat ini dia memiliki delapan outlet sapi dan menggunakan sebanyak 22 SPG.
Dia mengatakan kebanyakan yang menjadi SPG di showroomnya adalah mahasiswi. "Mereka merupakan mahasiswi yang lagi magang di showroom ini. Usia mereka rata sekitar 20-an," terangnya.

Doni mengungkapkan, di salah satu showroomnya di Cimanggis, ada beberapa yang berasal dari universitas ternama. "Ada yang dari UGM, bahkan IPB, jurusannya peternakan," terang dia.

Di showroom, Doni menerangkan, ia menyediakan fasilitas kartu kredit. Per minggu dia bisa menjual lebih dari 400 sapi. "Minggu lalu saja habis sebanyak 422 ekor," ungkap Doni.

No comments:

Paling banyak dibaca