Blogroll

https://pasarhots.blogspot.co.id/2018/02/pasang-banner-bisnis-murah.html

Wednesday, August 20, 2014

Duit Rp 11 juta dan kegadisan dirampas pacar, Sri batal nikah

MERDEKA.COM. Sri (28), warga Brangsong Kendal harus menahan pil pahit karena keinginannya menikah kandas. Betapa tidak, dia justru ditipu oleh Widi Andara, sang pujaan hati yang membawa kabur uang tabungan miliknya senilai Rp 11 juta.

Kasus penipuan yang menimpa Sri bermula, ketika Nanik salah seorang temannya iba melihat Sri tak kunjung memiliki pendamping hidup di usianya semakin matang. Oleh karena itu, Nanik lalu mencomblangi Sri dengan Widi, tetangganya di Temanggung.

Perkenalan Sri dengan Widi, lambat laun akhirnya berujung jalinan asmara tatkala Sri melihat sang pujaan hati berwajah tampan. Tak hanya itu saja, lantaran merasa cocok satu sama lain, Widi berjanji akan menikahi Sri. Bahkan, Widi juga mengajak Sri untuk berhubungan intim layaknya suami istri.

Karena teperdaya dengan bujuk rayu pacarnya, Sri lalu bergegas pergi ke Terminal Terboyo Semarang, pada Minggu (17/8) kemarin. Setelah sampai di terminal, Widi mulai berniat licik dengan mengajak Sri naik bus ke Yogyakarta.

Namun, baru sampai di Magelang Widi mengajak Sri turun di tengah jalan untuk menginap di sebuah hotel. Di hotel itulah, Widi dengan leluasa menyetubuhi Sri sebelum akhirnya mengajak pacarnya itu pulang kembali ke Terminal Terboyo.

Sesampainya di terminal, Widi yang membawa uang milik Sri senilai Rp 11 juta mengelabui pacarnya dengan berpura-pura hendak buang air kecil di WC umum. Namun, Sri mendadak curiga karena Widi tak kunjung datang menghampirinya.

Setelah sadar menjadi korban penipuan, Sri lalu melapor ke kantor polisi terdekat untuk diteruskan ke Mapolrestabes Semarang. Di hadapan penyidik, Sri mengaku kesal karena ditipu pacarnya mentah-mentah.

Sri berharap agar pelaku segera ditangkap dan mengembalikan semua uang yang sudah dicuri. "Semua uang saya dibawa kabur oleh dia. Padahal rencananya itu buat biaya nikah saya," keluhnya di Mapolrestabes Semarang, Senin (18/8).

No comments:

Paling banyak dibaca