MERDEKA.COM. Pengungkapan kasus mutilasi di Siak, Riau banyak
membuka fakta baru yang mencengangkan. Selain menyodomi, memutilasi dan
memakan kelamin korbannya, pelaku utama kasus ini juga menjual daging
korbannya.
MD menjual daging korban mutilasinya ke sejumlah
kedai. Direktur Direktorat Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Arif
Rahman Hakim, Rabu (13/8) kepada sejumlah wartawan mengatakan, menurut
pengakuan tersangka MD, yang menjadi tokoh utama dalam kasus ini, daging
korban diakui dijual ke sejumlah kedai. Kepada pemilik kedai, MD
menyebut jika daging yang dijualnya adalah daging sapi.
"Hasil
pemeriksaan penyidik yang masih berjalan, sudah 3 saksi yang dimintai
keterangan, sementara tersangka DD (tersangka lain) tidak mengetahui
bungkusan yang dijual tersangka MD tersebut merupakan daging korban,
melainkan dijelaskan sebagai daging sapi," jelas Kombes Pol Arif Rahman
Hakim.
Kepada pemilik kedai, MD menyebut sedang butuh uang untuk
memperbaiki motornya. Dengan alasan itu MD laris menjual daging korban
mutilasi yang dia sebut sebagai daging sapi.
"Alasannya menjual daging yang ia sebut sebagai daging sapi ini, untuk memperbaiki sepeda motornya yang rusak," terang Arif.
Polda
Riau mengimbau khususnya masyarakat Siak, untuk tidak khawatir terkait
kasus ini. Polisi pun berjanji akan terus melakukan penyidikan untuk
mengungkap tuntas mutilasi tersebut.
"Masyarakat Siak tak perlu
resah, serahkan ke pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini. Dan yang
pasti, kasus ini murni pembunuhan, terkait peredaran daging itu tidak
akan dibiarkan kepolisian, dan akan terus diusut," pungkas Arif.

No comments:
Post a Comment