Blogroll

https://pasarhots.blogspot.co.id/2018/02/pasang-banner-bisnis-murah.html

Monday, May 26, 2014

Perbesar penis demi servis

MERDEKA.COM. Selain memiliki wajah tampan, penis para gigolo harus siap membuat lemas tante-tante di atas ranjang.

Ibarat pembantu, semua pekerjaan rumah mesti bisa dilakukan demi memuaskan majikan. Servis menjadi pertimbangan untuk kencan selanjutnya. "Servis harus memuaskan," kata gigolo bernama AI saat ditemui merdeka.com Kamis pekan lalu di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

AI mengaku dia merupakan anggota komunitas gigolo di Jakarta. Mereka berjumlah lima orang dengan usia 25 tahun sampai 30 tahun. Dari pengakuan AI, menjadi seorang gigolo memang harus memiliki keterampilan lebih. Mulai dari mengakses situs porno untuk bahan pelajaran hingga memperbesar penis.

Selain standar mereka tinggi untuk urusan wajah, tante-tante girang itu sangat memperhatikan kualitas layanan di atas ranjang. Gigolo mesti memiliki penis lumayan besar sebagai daya pikat.

"Ibarat jualan, dagangan kita harus berkualitas," ujarnya. AI mengaku seorang temannya mempermak penisnya dengan silikon. Tujuannya agar besar dan laris dipesan pelanggan. Maklum, kebanyakan tante dia jumpai memang memiliki nafsu seks tinggi. "Kalau kita nggak kuat dia juga nggak bakal pesan kita lagi."

Pengakuan AI boleh dibilang benar adanya. Mantan gigolo bernama Andri, 30 tahun, menuturkan hal sama. Ketika pertama kali terjun sebagai pelacur laki-laki, Andri mengaku pernah diajak main semalam empat kali. Meski mengaku tak kuat, namun lawan mainnya tetap memancing untuk terus dilayani. Andri mengaku berkenalan dengan seorang tante girang di Sarinah, Jakarta Pusat.

"Waktu itu udah mabok juga, nggak bangun tapi terus dibangun-bangunin punya gue," kata Andri. Dia menegaskan gigolo memang harus tampan. Bentuk badan atletis juga menjadi daya pikat bagi tante membidik para gigolo. "Kalau urusan main harus bisa puasin,"ujarnya.

No comments:

Paling banyak dibaca