INILAH, Bandung - Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK
Indonesia) resmi mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Radjasa.
Keputusan tersebut diambil setelah anggota serikat buruh tersebut
menggelar Rapat Majelis Nasional ASPEK Indonesia beberapa waktu lalu.
Wakil
Presiden Bidang Hubungan Industrial ASPEK Indonesia Mirah Sumirat
mengatakan, komitmen organisasi mendukung pasangan nomor urut 1 itu
berdasarkan keberanian Prabowo Subianto menandatangani kontrak politik
10 tuntutan rakyat dan buruh.
"Prabowo telah memberikan komitmen
dan janjinya secara tertulis dan terbuka untuk dapat diketahui oleh
seluruh masyarakat Indonesia," ucap Mirah dalam rilis yang diterima
INILAH, Rabu (2/7/2014).
Menurut Mirah, penegasan ini sekaligus
klarifikasi terhadap berkembangnya isu yang mengatakan ASPEK Indonesia
mendukung Jokowi-JK. Isu tersebut dimanfaatkan pihak-pihak tertentu yang
memanfaatkan situasi dengan klaim dukungan kepada lawan Prabowo-Hatta.
"ASPEK
Indonesia sangat tegas hanya memberikan dukungan kepada Prabowo-Hatta.
Kami yakin jiwa ksatria yang dimiliki Prabowo Subianto yang berani tanda
tangan kontrak politik bukan semata-mata sekadar mencari dukungan
suara, tetapi kesungguhan merespons 10 tuntutan rakyat yang diajukan
buruh," tandasnya.
Mirah Sumirat mengingatkan seluruh pekerja di
Indonesia agar mewaspadai kelompok pengusaha yang selama ini mendukung
politik upah murah di Indonesia. Kelompok tersebut kini menjadi tim
sukses Jokowi-JK.
Selama ini perjuangan buruh menuntut upah layak
selalu berhadap-hadapan dengan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia
(Apindo) Sofjan Wanandi.
"Saat ini Jokowi-JK mendapat dukungan
penuh dari Sofjan Wanandi. Bagaimana mungkin Jokowi akan meningkatkan
upah layak buruh jika pendukung utamanya adalah pihak yang menolak
penambahan komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dari 60 komponen menjadi
minimal 84 komponen," ungkapnya.
Di sisi lain, lanjut Mirah,
Prabowo setuju menaikkan komponen kebutuhan hidup layak dari 60 menjadi
minimal 84 komponen. Prabowo juga berani menghapus sistem kerja alih
daya, terutama di BUMN dengan mengangkat pekerja alih daya menjadi
pekerja tetap termasuk di BPJS Ketenagakerjaan.
Ada juga
pengangkatan pekerja honor dan guru honor menjadi pegawai negeri sipil
dan juga terhadap nasib perawat, pedagang kaki lima termasuk buruh
migran.
"Kami meminta seluruh pekerja di Indonesia bersama-sama
dengan seluruh anggota ASPEK Indonesia, termasuk pekerja outsourcing
yang saat ini tidak memiliki kepastian masa kerja, untuk memantapkan
keyakinannya dalam mendukung Prabowo-Hatta," katanya.
"Hanya
pasangan ini yang memiliki komitmen meningkatkan kesejahteraan pekerja.
Jika ada pihak yang meragukan komitmen Prabowo yang telah berani
menandatangani kontrak politik, maka pekerja seharusnya lebih meragukan
komitmen capres yang tidak berani tanda tangan kontrak politik dengan
buruh," bebernya. [ito]
Monday, July 14, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling banyak dibaca
-
Playing Card atau di Indonesia sering disebut kartu Remi ( padahal nama salah satu permainan ) mungkin datang dari Timur, Mesir atau Arab – ...
-
sumber http://menujuhijau.blogspot.com/2010/12/konsep-tempat-duduk-kereta-api-masa.html
-
Ini sih sebuah pikiran dari para rakyat yang berotak kecil silahkan simak gan, benar atau tidaknya ... 1,"Yang jelas kami tidak mend...
-
Ternyata partai yg paling banyak korupsi adlah PDIP 113 org . Bukan Demokrat . Karna Demokrat partai penguasa dan sering di liput media jd s...
-
BUAT PENDUKUNG JOKOWI : Jika anda sampai saat ini masih memilih capres Jokowi, itu adalah hak anda, tetapi hak anda juga untuk bisa merubah ...
-
1. Laudya Cintya Bella 2. Aura Kasih 3. Bunga Citra Lestari 4. Dian Sastro 5. Nadia Rachel 6. Ayushita
-
KAPANLAGI.COM - Ayu Azhari kembali teringat masa lalu setelah melihat orang-orang yang berada di sekeliling Prabowo . Apalagi setelah meng...
-
Di Kutub Utara Ada Ikan Yang Bisa Berjalan -- Ikan yang luar biasa yang hidup 375 juta tahun lalu memiliki ciri unik di bagian kepalanya seh...
-
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Pedofilia kini kian marak. Kali ini seorang pria, Sumari (40), yang tinggal di Jalan Panduk II Surabaya, menc...
-
Cerita Dewasa – Wanita STW Yang Aku Tiduri Ternyata Ibu TemankuCerita Dewasa – Wanita STW Yang Aku Tiduri Ternyata Ibu TemankuCerita Dewasa ...

No comments:
Post a Comment