Blogroll

https://pasarhots.blogspot.co.id/2018/02/pasang-banner-bisnis-murah.html

Friday, June 27, 2014

Jaringan pelacuran foto model bertarif Rp 15 juta terungkap

MERDEKA.COM. Unit III Asusila, Subdit IV Ranata, Ditreskrimum Polda Jawa Timur kembali membekuk seorang mucikari spesialis model asal Jakarta bersama seorang anak buahnya di Surabaya, Kamis malam (26/6).

Sayangnya, usai membekuk seorang mucikari ini, pihak Polda Jawa Timur masih belum memberikan keterangan resminya.

"Mohon sabar, karena kita masih kembangkan hasil tangkapan kita ini," dalih Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Awi Setiyono saat dikonfirmasi.

Informasinya, penangkapan seorang mucikari asal Jakarta ini, adalah jaringan prostitusi yang beroperasi di Surabaya. Dia merupakan mucikari spesialis foto model. Dan berdasarkan informasi yang diterima merdeka.com di lingkungan Polda Jawa Timur, tersangka membanderol anak buahnya, Rp 15-25 juta.

Sementara dari pantauan di lapangan, anggota Unit III Asusila Subdit Renata tampak tiba di ruangan Ditreskrimum Polda Jawa Timur sekitar pukul 21.15 WIB, bersama pelaku untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sebelumnya, Unit III Asusila, pada Rabu kemarin, juga berhasil membekuk dua mucikari belia, yang modus operandinya melalui jejaring sosial dan Grup BBM.

Dua tersangka itu adalah, Nanda Fiolet alias Mami Vhea (22), warga Kedungrukem, Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, yang juga beralamat di Jalan Dharmawangsa, Surabaya dan AT alias Alif (17), ibu satu anak warga Simomulyo Baru, Sukomanunggal, Surabaya yang juga beralamat di Jalan Batu Safir Merah, Driyorejo, Gresik.

Saat ini, kasus kedua mucikari masih dalam penyelidikan pihak Polda Jawa Timur. Menurut Kasubdit Renata Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Heru Purnomo, berdasarkan pendataan yang dilakukan pihaknya, diketahui banyak wanita yang berasal dari luar Kota Surabaya.

"Berdasarkan inventarisir itu kita sedang melakukan pengejaran pada jaringan lain dari luar kota yang biasa beroperasi di Surabaya. Salah satunya yang baru kita amankan tadi," kata dia singkat.

No comments:

Paling banyak dibaca