Laporan Tribun Jateng, Galih Permadi
TRIBUNNEWS.COM, SOLO- Deni Setianto Putro alias
Gepeng (32) membacok Brigadir Sang Saka Wibisono hingga terkapar.
Brigadir Sang Saka adalah anggota Polsek Jebres Solo yang sedang
membantu menyelesaikan masalah Reza yang diduga punya utang terhadap
Mey.
Peristiwa pembacokan dan pengeroyokan terhadap anggota polisi
itu terjadi Sabtu 14 Juni silam sekira pukul 02.30. Kemudian polisi
berhasil meringkus komplotan pembacok dan pengeroyok itu, kemarin.
Kejadian berawal ketika Mey mempunyai masalah utang dengan
Reza, warga Sragen. Sebelum kejadian pembacokan, Mey mengajak Reza untuk
menemani karaoke dengan bayaran ratusan ribu. Tawaran Mey pun
disetujui Reza, mereka kemudian janjian melalui Blackberry Message (BBM)
untuk bertemu di sebuah karaoke di daerah Jebres.
Mey datang terlebih dahulu di tempat karaoke. Kemudian disusul
Reza dan temannya bernama Boncel. Mereka berada di tempat karaoke
hingga tengah malam. Reza kemudian mengajak Mey untuk menemani minum
miras di tempat kosnya di Jebres.
Ketika Mey dalam keadaan setengah mabuk, Reza kemudian
mematikan lampu dan mengunci pintu, sedangkan Boncel memegangi Mey. Reza
kemudian menyetubuhi Mey. Setelah puas keduanya meninggalkan Mey di kos
itu tanpa meninggalkan uang bayaran yang sudah dijanjikan.
“Saya dalam keadaan setengah sadar pas kejadian Reza meniduri
saya. Saya bangun ternyata Reza tidak meninggalkan uang sesuai
perjanjian,” kata Mey ketika gelar perkara di Mapolresta Solo, Senin
(30/6/2014).
Mey berupaya menghubungi Reza untuk menagih uang yang
dijanjikannya, namun Reza terus berkilah. Akhirnya Reza mau bertemu Mey
di sebuah minimarket di Jalan Pakel No. 60, Kelurahan Sumber, Kecamatan
Banjarsari, Sabtu (14/6/2014) dini hari.
Waktu itu Reza datang mengajak Brigadir Saka untuk membantu
mendamaikan masalah yang sedang dihadapi. Begitu juga dengan Mey yang
datang bersama Gepeng, Gendut (28), dan Bledeg (24).
“Saya mengajak mereka bertiga untuk menyelesaikan masalah
utang itu. Saya tidak tahu ternyata Reza membawa temannya seorang
polisi,” kata Mey.
Ketika sampai di lokasi pertemuan, Reza kemudian turun menemui
Mey, sedangkan Saka berada di atas sepeda motor. Tanpa basa basi,
Gepeng kemudian menyabetkan pisau keling ke arah Saka hingga terjatuh.
Gendut kemudian membantu Gepeng dengan mendekap korban sambil
memukulinya. Belum puas, Gepeng kemudian memukuli Saka menggunakan
tongkat polisi hingga patah. Saka sempat berteriak, “Aku polisi!” namun
Gepeng tak peduli dan terus memukuli sambil berkata,”Ra urus kowe
polisi, ta pateni kowe!”.
Gepeng mengambil pedang yang dibawa Bledeg, kemudian
menyabetkan berkali-kali ke arah kepala Saka. Bledeg kemudian ikut
memukuli Saka menggunakan tangan kosong. Setelah menganiaya, keempat
pelaku kemudian kabur. Reza dibantu warga kemudian membawa Saka ke rumah
sakit untuk menjalani perawatan.
Tuesday, July 1, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling banyak dibaca
-
Playing Card atau di Indonesia sering disebut kartu Remi ( padahal nama salah satu permainan ) mungkin datang dari Timur, Mesir atau Arab – ...
-
sumber http://menujuhijau.blogspot.com/2010/12/konsep-tempat-duduk-kereta-api-masa.html
-
Ini sih sebuah pikiran dari para rakyat yang berotak kecil silahkan simak gan, benar atau tidaknya ... 1,"Yang jelas kami tidak mend...
-
Ternyata partai yg paling banyak korupsi adlah PDIP 113 org . Bukan Demokrat . Karna Demokrat partai penguasa dan sering di liput media jd s...
-
BUAT PENDUKUNG JOKOWI : Jika anda sampai saat ini masih memilih capres Jokowi, itu adalah hak anda, tetapi hak anda juga untuk bisa merubah ...
-
1. Laudya Cintya Bella 2. Aura Kasih 3. Bunga Citra Lestari 4. Dian Sastro 5. Nadia Rachel 6. Ayushita
-
KAPANLAGI.COM - Ayu Azhari kembali teringat masa lalu setelah melihat orang-orang yang berada di sekeliling Prabowo . Apalagi setelah meng...
-
Di Kutub Utara Ada Ikan Yang Bisa Berjalan -- Ikan yang luar biasa yang hidup 375 juta tahun lalu memiliki ciri unik di bagian kepalanya seh...
-
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Pedofilia kini kian marak. Kali ini seorang pria, Sumari (40), yang tinggal di Jalan Panduk II Surabaya, menc...
-
Cerita Dewasa – Wanita STW Yang Aku Tiduri Ternyata Ibu TemankuCerita Dewasa – Wanita STW Yang Aku Tiduri Ternyata Ibu TemankuCerita Dewasa ...

No comments:
Post a Comment